Bedanya Cowok/Cewek Saat Bermain Instagram



Aku udah gak heran kalau makin hari sosial media semakin memberi peranan penting dalam hidup setiap orang. Hari gini masih ada orang yang belum pernah main facebook, whatsapp, twitter, youtube, instagramHello??!! Situ tinggal di goa sebelah mana ya? Mungkin begitulah sebagian dari kita mengartikan orang-orang yang sampe saat ini belum pernah bermain sosial media.

Tak ada batasan umur dalam bermain sosial media. Dari yang tua sampai yang muda, dari atok sampai cucu, sampai atok-atok yang lagi sakaratul maut pun gak mantap rasanya kalau belum update status sebelum meninggal. Semuanya pengen eksis, keberadaanya pengen diakui.

Beberapa tahun ini, instagram menjadi salah satu platform yang paling banyak dimainkan oleh anak-anak muda. Sosial media yang memberikan fasilitas untuk mengupload foto lalu dapat ditambahkan sedikit caption menjelma menjadi galeri digital semua orang.

Di jaman yang serba digial, untuk berkenalan dan mengenal pribadi satu sama lain tak perlu lagi harus bertatap wajah, jalan bareng, ngabisin waktu berdua sampe kita tau sifat pribadinya. Nggak, kita nggak butuh itu lagi. Lo dapat dengan mudah mengenali mereka dari ucapannya di sosial media  ntah itu dalam bentuk tweet, status facebook, maupun upload-an foto instagramnya. Karena di jaman ini, sosial media sudah menjadi identitas maya setiap orang. apa yang mereka ucapkan, yang mereka lakukan, kurang-lebih begitulah sedikit gambaran mengenai diri mereka. Maka dari itu, semenjak kuliah aku berhati-hati dalam menggunakan sosial media, tidak menjadi tempat dalam menumpahkan emosi, kekecewaan, apalagi bercerita masalah pribadi. Meskipun sekarang semua serba digital, masalahmu masih dalam bentuk nyata tak pernah berubah menjadi digital jadi ada cara khusus dalam menyelesaikannya :))

Tapi ada satu spesies yang dari dulu kalau diperhatikan sifatnya gak pernah berubah. Selalu heboh, pura-pura excited dalam segala hal, dan suka baperan. Yah, mereka adalah PEREMPUAN.

Meskipun aku bukanlah seorang sosial media expert, aku udah mulai make sosial media sekitar 6 atau 7 tahun yang lalu. Dari jaman masih suka cabut-cabut dari pesantren demi update status di facebook, sampe suka curhat-curhat gak jelas di twitter dan sekarang perhatianku tertuju jelas kepada para perempuan yang bermain sosial media khususnya instagram.

Aku tau kalau perempuan itu lebih cepat dewasa daripada laki-laki. Aku akui, perempuan emang lebih profesional dan lebih cepat dewasa dalam bersikap, tapi ntah kenapa mereka berpura-pura amnesia kalau udah main sosial media. Berbeda dengan cowok yang bodo amat lah sama upload-an foto di instagram, gak peduli mau postingan fotonya apa kek, mau jelek kek, yah bodo amat, yang penting upload, dan kami selalu mencoba untuk keliatan keren saat mengupload foto. Ntah itu menambahkan sedikit caption lucu, serius, ataupun no caption sekalipun.

Ini nih, beberapa hal yang membedakan antara cowok dengan cewek saat bermain instagram.

1. Ketika mengupload foto, biasanya cewek akan mendapatkan banyak pujian dari temen-temennya.

Percaya deh, saat kalian melihat beranda atau explore di instagram perhatikan apa yang terjadi saat cewek mengupload foto. Tebak, apa yang terjadi?

Like-nya banyak.

Commentnya penuh (mulai dari temen SD, SMP, SMA, temen les, tetangga, tukang gorengan langganan, buklek mirna, anaknya bulek mirna, sepupunya anaknya bulek mirna, adik iparnya bulek mirna, calon iparnya bulek mirna, semua keluarganya kalau bisa turn on notification saat dia upload).

Semua commentnya pasti berisi puji-pujian.

Lo pernah gak ngeliat cewek upload foto terus gak lama temennnya ikutan comment, 

"uhhh... tantikkk ayii", 

"uhhh.. kok cute ngetss, sih...", 

"Uh... ketiaknya lupa pake deodorant ya?"

Kalau lo pernah liat, maka kita SAMA! Iya, aku udah eneg antara mau muntah atau mau hapus akun. Ngeliat cewek yang komen di ig  temennya sambil muji-muji lebay sudah seperti kebutuhan primer bagi setiap wanita. Padahal foto yang barusan di upload itu Bungkus bekas bedak ketiak tapi tetap aja komennya, kok cute ngettsss, sih... cantik ayi... 

Berbeda dengan kami para pria saat meng-upload foto. Mau sekeren apapun fotonya, mau sekeren apapun captionnya, selalu ada sumpah serapah di setiap komentarnya. Sumpah serapah sudah menjadi makanan sehari-hari bagi setiap pria saat mengupload foto. Jadi, buat kalian para cewek-cewek yang kecewa dengan cowok lalu nyumpahin mereka dengan bilang, "Gua sumpahin lo kesambar petir.." serius, gak bakal mempan. Masih banyak sumpah-sumpah lain dari temen-temen kami yang masih ngantri untuk melanjutkan aksinya.

Cowok pas upload foto liburannya. Udah sekeren apapun angle dan pemandangannya, tetap aja isi komentarnya,

"Dasar HOMO!"

"Oke, sendiri-sendiri, cukup tau aja! Awas aja kalau mati gua gak mau nyumbang!"

"Idih, pamer! Bayar utang WOI!"

Kejam, sadis, brutal, dan semua yang komentar itu adalah temen-temen cowok itu sendiri. Lu bisa bayangin gimana sakitnya jadi cowok kan?

2. Cewek selalu berteman dengan manusia di sosial media. Berbeda dengan cowok yang selalu berteman dengan iblis. Iya, iblis yang menyerupain manusia.

Selain suka ngasih komentar dalam bentuk pujian, cewek juga selalu memiliki teman yang waras di sosial medianya. Itulah mungkin yang membuat mereka betah dan merasa percaya diri dengan setiap foto yang mereka upload.

Berbeda dengan cewek, cowok lebih banyak berteman dengan iblis ketimbang manusia. Selalu ada aja perusak momen dari foto bahagia yang kami bagikan. Ntah itu orang yang suka berkomentar aneh dan gak nyambung, atau orang-orang yang suka berkomentar aneh dan gak nyambung sambil nge-tag temen-temennya berharap temennya mau ikutan ngebully si cowok yang barusan upload foto. Sosial media emang kejam saat jenis kelaminmu pria, kawan.

3. Kalau komen di instagram cewek suka mendadak goblok.

Bukan rahasia lagi bagi kita kalau cewek suka lebay di kolom komentar. Ntah itu karena bahasa yang dilebih-lebih kan, atau emang lagi trend aja.

Lo pasti pernah ngeliat cewek komentar di instagram temen ceweknya..

"Tantik ayi..."

"syantikk~"

"Uuu.. la..la.."

"Eh utang lo jangan lupa dibayar, tai.."

Ini nih, salah satu sifat cewek yang nggak bisa diubah dari yang jamannya main twitter, facebook, bahkan sampe instagram. Aneh aja gitu, itu maksudnya apa? Kok mendadak jadi cadel dan goblok waktu berkomentar.

Bukan berarti aku menghina perempuan, lucu aja gitu, umur udah belasan tahun atau malah udah puluhan tahun, tapi komennya pake kata yang diimut-imutin macem anak 5 tahun. Bagi cowok, itu hal tabu. Jika ada seorang cowok yang cara berkomentarnya seperti itu, siap-siap dibully tujuh turunan.

4. Berkomentar sambil makan peyek

Udah gak heran kalau cewek suka makai kata-kata atau kalimat-kalimat aneh tiap berkomentar yang kalau lo searching sendiri di KBBI, kalimat-kalimat itu gak ada artinya sama sekali. Kiasan bukan, puisi juga bukan. Cuman kalimat-kalimat yang mengekspresikan kegemesan mereka ke objek foto yang menurut mereka asyik. Arti dari kalimat-kalimat tersebut pun hanya mereka (cewek) dan Tuhanlah yang tau.

Kalau dulu trendnya cewek suka berkomentar lebay dengan puji-pujian, sekarang, cewek-cewek Indonesia lagi suka berkomentar dengan kalimat-kalimat yang menurut mereka itu imut.

Unch.. unch.. contohnya.

"Unch..Unch"

Aku bisa kejang-kejang, muntah darah, keluar berak dari hidung kalau harus disuruh cari tau arti dari kata tersebut. ITU MAKSUDNYA APA COBA?! UNCH.. UNCH ITU ARTINYA APA? LO KOMENTAR SAMBIL MAKAN PEYEK? LO KOMENTAR APA LAGI MAKAN PEYEK? KALAU MAKAN YA MAKAN AJA JANGAN SAMBIL BALAS KOMENTAR PAKE KATA "UNCH... UNCH.." BERDOSA TAU! MAKAN SAMBIL BALAS KOMENTAR, KATA MAMAK ITU GAK SOPAN!

Bersyukurlah Chairil Anwar, Wiji ThukulArya Sudjiwo Tedjo tidak terlahir di jaman komen instagram pakai kata ucnh.. unch. Kalau tidak, puisi-puisi yang pernah mereka tulis  berubah dari emas jadi sampah. Itupun tak bisa di daur ulang.

Lo bisa bayangin tiba-tiba Chairil Anwar nulis puisi ditambahin kalimat unch.. unch.. ?

AKU INI BINATANG Unch..Unch

Kalau sampai waktuku
Kumau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau,.. unch..unch

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang
Dari kumpulan terbuang,.. unch..unch

Biar perluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang,.. unch..unch

Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri,.. unch..unch

Dan aku akan lebih tidak perduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi,.. unch..unch

Dan yang terakhir ini hanya untuk nasihat bagi kita semua dalam beretika ketika bermain instagram ataupun sosial media lainnya. Jika mau dibaca, alhamdulillah, jika tidak, makasih karena sudah mau membaca kalimat yang sebelumnya.

5. Sosial Media itu Brutal.

Bully, sara, serang sana-serang sini, apalagi ketika musim politik tiba semua pihak merasa paling suci, paling benar, jangan disalahkan, kalau gak mau di kafir-kafirkan. Iya, menurutku beginilah keadaan sosial media khususnya di Indonesia saat ini. Kevin Sistrom bisa stroke kalau dia tau platformnya digunakan untuk saling fitnah, Marc Zuckerberg mungkin lebih milih jualan takjil kalau tau penyebaran hoax paling banyak datang dari facebook. Sosial media itu kejam, brutal, bagai pedang bermata dua. Membunuhmu atau membunuhku.

Sebagai seorang laki-laki, yang juga calon penghuni surga, dan kalau bisa menjadi calon imammu juga di masa depan, ketahuilah, semua perempuan itu terlahir dengan semua keribetan dan tetek-bengeknya yang sudah dibawanya sejak lahir. Perempuan menjadi mahluk paling ribet, dan menjadi mahluk Tuhan yang paling mementingkan penampilannya di galaksi ini. Dandannya lama. Kalau makan suka milih biar katanya gak gendut. Mau tidur aja juga harus maskeran dulu. Kurang lebih beginilah caraku berpikir tentang perempuan. 

Tak apa perempuan bermain sosial media, tak apa dia berlama-lama di dunianya yang serba maya, biarkan saja, biarkan dia puas, dan pada akhirnya dia juga akan bosan lalu mengakhirinya. Biarkan mereka tau kalau saat ini bermain sosial media seperti bermain api. Salah dikit di bully, hangus terbakar oleh hinaan. Biarkan mereka puas, biar disaat mereka punya anak kelak, mereka tau harus bagaimana mendidik anaknya. Membesarkannya tanpa harus mengenalkan mereka tentang sosial media demi menghindari kecanduan bermain sosial media sejak dini.

Di jaman ketika mulut bukan lagi harimaumu, ketika jari lebih mematikan dibanding belati berbisa sekalipun. Banyak kalimat-kalimat berbisa yang beredar di sosial media yang dapat memacu stroke, darah tinggi, jika harus membacanya. Semua orang merasa benar, merasa dialah diatas segala-galanya. Menghakimi tanpa tau asal-usul, menghina karya orang lain dengan alasan "gua bisa buat yang lebih bagus dari dia" sedangkan dia hanya diam sambil menonton video youtube kesukaanya, melihat sesuatu yang baru lalu viral dan mengatakan kalau itu adalah idenya sedangkan dia hanya duduk diam menikmati secangkir kopi hangat miliknya padahal di luar sana ada jutaan orang yang berupaya mewujudkan ide yang mungkin sama dengan miliknya. Pantaskah kau mengatakannya? Sosial media itu brutal, kawan..


Previous
Next Post »

13 komentar

Write komentar
Lucky Caesar
AUTHOR
Tuesday, 04 July, 2017 delete

Wkwkw ngakak bacanyaa. Aki gapernah tp komen sambil makan peyek gtu. HHhaa

Reply
avatar
Mukhsin Pro
AUTHOR
Tuesday, 04 July, 2017 delete

Saya pakai Instagram paling cuman buat liatin Instastory-nya orang-orang.

Reply
avatar
Tuesday, 04 July, 2017 delete

NGAKAK BAGIAN PUISINYA CHAIRIL ANWAR ASTAGA WKWKWKWK.

Hmm tapi gua gada aplikasi instagram meskipun punya akunnya hh:(

Reply
avatar
Tuesday, 04 July, 2017 delete

kalau bisa jangan sampe pernah mbak itu bahaya ahahahah

Reply
avatar
Tuesday, 04 July, 2017 delete

hahaha sama mas aku juga. tapi cuman buat liatin insta story gebetan. kalau punya orang lain mah, skip aja hahah

Reply
avatar
Tuesday, 04 July, 2017 delete

HAHAHAHA

Kok sedih ya :( punya akun tapi gak ada appsnya

Reply
avatar
Dwi Pracaya
AUTHOR
Tuesday, 04 July, 2017 delete

Agan bisa aja neh, masak iya main Ig sama iblis wkwkwkw :) #lol

Reply
avatar
Dwi Pracaya
AUTHOR
Tuesday, 04 July, 2017 delete

Agan bisa aja neh, masak iya main Ig sama iblis wkwkwkw :) #lol

Reply
avatar
Tuesday, 18 July, 2017 delete

haha bisa aja agan ini..

Reply
avatar
Tuesday, 18 July, 2017 delete

wkwkwkk terkadang saya juga sering nyemil nyemil pas lagi buka ig, klo seru bisa bisa sambil ngopi juga wkwkkwk
Nice share om

Reply
avatar