Maniak JKT48


Akhirnya, minggu terberat selama menjadi mahasiswa selesai sudah. Aku baru selesai ujian tengah semester. Minggu-minggu ujian adalah minggu terhoror bagi para mahasiswa. Biasa aja sih horornya, gak sampai ada kejadian mahasiswa bunuh dosen. Makanya mulai dari awal bulan Oktober sampai sekarang aku belum update tulisan.

Sebenarnya tulisan ini udah lama aku pikirin, idenya sepele gak sengaja muncul waktu lagi belajar sambil dengerin lagu-lagu lama dari AKB48. Berhubung aku lahir dan tinggal (untuk saat ini) di Indonesia, maka tulisan ini berkaitan dengan idol group yang juga ada di Indonesia, yaitu: JKT48.

Waktu SMA ketika aku sedang duduk di kelas sebelas, aku inget banget kalau waktu itu aku pernah jadi fans fanatik bahkan bisa dibilang maniak dengan idol group yang satu ini.

Mulai dari lagu, photoshoot member (foto-foto member), bahkan merchandise JKT48 seperti: jacket, lightstick, sticker, semuanya aku kumpulin.

Buat remaja kala itu, mungkin akulah salah satu spesies yang langka. Ketika anak SMA lainnya sibuk membuat kenangan dan berusaha mencari pacar, dengan santainya aku bisa melupakan semua hal yang biasa dilakukan anak-anak seumuranku.

Pacaran emang menjadi salah satu moment terbaik ketika kau masih ada di bangku SMA, namun untuk aku orang yang baru habis diputusin pacar, itu merupakan hal yang sulit. Masih terlalu banyak luka yang menumpuk, pilihan untuk mencari pacar yang baru ketika kau baru diputusin bukanlah sebuah keputusan yang bijak. Makanya ada istilah yang namanya pelarian. Aku gak mau itu terjadi pada pacarku selanjutnya, dan itu juga gak mungkin, dengan wajah mirip tukang sedot tinja dan tinggi badan yang kumiliki, cewek mana yang mau berpacaran dengan tukang sedot tinja yang tingginya hanya sebotol kecap asin?

Setiap pagi diawalin dengan mendengarkan setlist lagu-lagu JKT48 yang ada di handphone. Mengendarai motor sambil menggunakan headset mendengarkan lagu JKT48 sepanjang perjalanan menjadi surga tersendiri untukku.

Lagu-lagunya memberiku semangat, memberiku arti bagaimana rasanya menjadi seseorang yang berjuang. Apalagi buat lo yang pernah dengerin lagu JKT48 pasti lo bakal tau apa yang kumaksud.

Lirik dari lagunya bisa membuat kita merasakan posisi dari seorang member yang sedang menyanyikan lagu tersebut. Merasakan perjuangannya untuk menggapai mimpi-mimpinya sehingga bisa menjadi seperti sekarang, menjadi seorang idol yang bisa dicintai banyak orang tanpa harus memiliki salah satunya.

Padahal, lagu-lagunya itu cenderung mengisyaratkan tentang kehidupan seorang wanita, tentang cinta yang bertepuk sebelah tangan, tentang seseorang perempuan yang ditinggal kekasihnya mati, ah, menjijikkan kalau bisa diingat. Bagian inilah yang kadang membuatku senyum-senyum sendiri. Hari-hari simple dimana hanya mendengarkan lagu JKT48 dan membayangkannya sudah membuatku bahagia.

Baru-baru ini ada sebuah berita mengenai salah satu member JKT48 yang bernama Ratu Vienny Fitrilia. Dia merupakan salah satu member yang cukup populer dan cantik pastinya.

Jadi si Vienny ini sedang terjerat sebuah scandal. Di JKT48 ada yang namanya Golden Rules yang di dalamnya memuat semua aturan yang harus dilaksanakan oleh semua member baik itu JKT48, AKB48, dll. Nah, aturan yang paling mencolok dari Golden Rules ini adalah aturan anti cinta-nya (Renai Kinshi Jourei).

Vienny ketahuan melanggar aturan anti cinta tersebut, dimana menurut wota (sebutan untuk para fans JKT48) merupakan aturan terpenting. Vienny ketahuan memiliki foto bersama pacarnya.


Para fans pun histeris dengan skandal Vienny tersebut, gimana enggak histeris Vienny merupakan salah satu sosok yang cukup terkenal. Sempat bungkam beberapa saat, namun akhirnya sang idol pun buka suara dan melakukan klarifikasi. Vienny pun menerima konsekuensi dan jabatanya sebagai kapten diturunkan.

Ini merupakan kasus klasik bagi seluruh penikmat idol group. Menurut aku ini masalah yang sepele.

Malam itu pun kuteruskan untuk mencari berita mengenai isu skandal Vienny dan tanpa sadar membuatku keterusan. Yang tadinya cuman pengen sekedar tau, aku malah keterusan sampe nyasar ke sebuah youtube channel dan kalau gak salah nama channelnya itu Roadkill Pictures.

Youtube channel ini, menjelaskan secara sekilas mengenai kasus yang sedang menjerat Vienny. Nah, dari sini aku makin yakin kalau ini emang beneran. Dan bukan cuma itu, ini bagian yang aku suka, si host juga menyampaikan berita terkini mengenai keadaan theater maupun member-membernya. Jadi, beliau bilang kalau makin hari theater JKT48 itu makin sepi pengunjung. Animo fansnya pun tidak seperti yang dulu lagi. Semua ini terjadi bukan karena orang tidak suka lagi dengan JKT48, tetapi pihak operasional JKT48 yang menurut (beliau) kinerjanya mulai menurun.

Mulai dari janji-janji maupun target yang harus dicapai, sampai konser tour yang mendadak di batalkan. Ini nih, yang membuat JKT48 lama-lama pamornya menurun berbeda dengan AKB48 yang semakin lama semakin banyak penggemarnya.

Balik lagi ke masalah Vienny, menurut sudut pandangku, sudut pandang orang biasa, itu adalah hal yang wajar. Cewek secakep Vienny punya pacar hal yang lumrah, bukan?. Itu tuntuntan naluriah setiap mahluk hidup, memutuskan memiliki pasangan atau tidak. Tergantung pribadinya. Itu kalau dilihat dari sudut pandang kebutuhan, kalau dilihat dari sudup pandang etika, yang dilakukan Vienny itu salah. Dia melanggar etos kerja yang telah ditetapkan.


Namun wota berbeda mereka menikai kasus ini secara subjektif. Aku tau yang dimaksud wota, bagaimana mungkin kami sudah menghabiskan ratusan atau mungkin jutaan uang kami untuk mendukungnya namun ujung-ujung dikhianati. Seandainya jika aku berada di posisi mereka, kemungkinan aku bakal berpikir hal yang sama. Namun balik lagi, tentang bagaimana lo menyikapinya. Kalau lo udah dewasa lo pasti terima, gak peduli se-fanatik apapun dukunganmu, lo pasti terima kenyataan kalau Vienny (sudah punya pacar) dengan catatan, hukuman harus tetap berjalan.

JKT48 hadir memberi nuansa baru bagi belantara musik Indonesia. Lagu-lagu JKT48 berhasil mewarnai kehidupan SMA-ku. Meski terkesan maniak dan terlalu memaksakan kehendak ketika aku masih menjadi fansnya dulu, aku tidak membenci JKT48 sekalipun. Walaupun kehidupan SMA ku tak selalu berjalan mulus, selalu ada liku bahkan tanjakan dan lobang yang harus dilalui, dengan mendengarkan sejenak lagu-lagu JKT48 yang ada di handphone ketika berada di atas motor dalam perjalanan menuju sekolah, masalah-masalah itu berangsur hilang dan sebagian ketemu solusinya.

Waktu itu akulah yang egois, memaksa diri menjadi fans yang fanatik sedangkan semasa itu aku masih menjadi anak muda yang labil, jadinya kecanduan. Bahkan member sendiri pun ucapannya kuanggap memiliki daya tarik tersendiri. Satu ucapan selamat tidur darinya mampu melelapkanku meski aku belum ngantuk.

Kadang timbul rasa benci, menyesal, kenapa dulu harus menjadi fansnya JKT48. Mungkin kehidupan SMA-ku bisa lebih baik dari yang dulu. Semuanya sudah terlambat bagiku untuk menyadarinya kala itu, sekarang aku sudah menjadi mahasiswa tahun ketiga. Hal yang bodoh jika harus terus mengungkit masa lalu menyalahkan ini-itu sedangkan waktu terus saja berlalu dan kau tahu sejatinya waktu itu seperti umur dia tak bisa ditarik kembali.

Ketika lagi pusing ngerjain tugas atau santai sambil dengar lagu-lagu AKB48, tetap, yang bikin kangen itu bukan AKB48-nya tapi JKT48. Berharap waktu bisa diputar kembali, aku berharap bisa kembali ke moment itu, dimana aku masih suka dengan JKT48 namun tak berusaha untuk menjadi fanatik. Agar tak timbul rasa suka di awal dan sedikit benci di akhir. Jika saja aku bijak, maka aku tak harus menanggung perasaan seperti ini, benci namun rindu.
Previous
Next Post »

7 komentar

Write komentar
Saturday, 21 October, 2017 delete

aku juga fans JKT 48 mas waktu masih di bangku SMA
awal tau JKT48 itu tau dr temen ku
trus aku penasaran dan cari-cari di gugel
pada akhirnya ngfans juga, apa lagi waktu haruka dateng ke indonesia
mulai dari situ aku makin ngfans
tapi sekarang udah mulai kurang, karna aku ngfans nya ada haruka
semenjak graduate aku udah mulai kurang
tapi sama haruka ny tetep ngikutin update sampe sekarang hehehe
salam kenal dari sesama wota mas hhehehe
maksih udah mampir k blog aku y

Reply
avatar
Sunday, 22 October, 2017 delete

hahaha btw, aku bukan wota lagi mas hanya penikmat musik 48 group doang kalau wota mah yang garis keras, kalau aku sekarang udah jadi garis lembeknya hahah

Reply
avatar
Ella fitria
AUTHOR
Wednesday, 25 October, 2017 delete

Temenku ada yg maniak banget sama jkt48.. Personilnya cuantek2

Reply
avatar
Eka Fikry
AUTHOR
Wednesday, 25 October, 2017 delete

woho, begitu toh aturan di JKt48, ada positif dan negatifinya sih, hehehe....

Reply
avatar
Thursday, 26 October, 2017 delete

udah cantik masih muda lagi duh :((

Reply
avatar
Thursday, 26 October, 2017 delete

hahaha iya peraturannya pun bisa dibilang ketat jadi kasian sama membernya :((

Reply
avatar
Artha Amalia
AUTHOR
Thursday, 16 November, 2017 delete

Jadi cowok2 suka JKT48 karena lagu2nya pemberi semangat yah? Apalagi pas abis diputusin pacar? Ah alibi... Bilang ajah karena cantik2..hihi

Reply
avatar