SOSIAL MEDIAMU MEMBUNUHMU


Perlahan namun pasti
Memutilasi mimpi
Karena dengannya kau tak terkendali
Pada semua omong kosong
Dunia penuh khayalan yang kau sendiri ciptakan

Melupakan rasa damai yang bisa di dapat dalam kesederhanaan
Bukan berpura-pura bahagia
Membagikan momen manis penuh canda tawa
Padahal kau sendiri sedang terluka
Semuan itu palsu!
Senyummu!
Kebahagiaanmu!

Bertindak jagoan hanya untuk ke-eksistensi-an yang sia-sia tak ada guna
Menjadi bijak layaknya hakim padahal tak tau perseteruan

Membunuh jiwa baik yang dititipkan Tuhan
Berlagak bengis padahal aslinya manis penuh tawa
Membunuh kepribadian hanya karena ingin mendapat pengakuan

Jika jari ini adalah pisau
Sudah berapa ratus kali kita gunakan untuk menikam?
Ratusan, ribuan, atau bahkan jutaan?

Semoga saja Tuhan tak pernah mengubah jari menjadi pisau
Karenanya semua bisa mati jika itu benar terjadi
Bahkan jika tidak diubah sekalipun
Jari-jari ini sudah cukup mematikan
Siap membunuh dengan mengetikkan kata-kata penuh fitnah
Bergemuruh bersiap untuk memulai perang
Dimana jika 'menang', dianggap sebagai kebanggaan

Karena hari ini sosial media sudah seperti Tuhan
Semuanya menggunakannya
Tanpa harus ada yang mengingatkan
Aku takut akan datangnya hari itu
Dimana semua itu dipertanggungjawabkan
Sosial media yang sebelumnya teman
Nanti datang sebagai lawan menuntut balasan
Atas segala dosa yang telah dibagikan

Latest
Previous
Next Post »

10 komentar

Write komentar
Agung Rizq
AUTHOR
Tuesday, 05 December, 2017 delete

Gilak! Keren beut

*salim*

Reply
avatar
Daruma
AUTHOR
Tuesday, 05 December, 2017 delete

Wah kerenn...
Bener2 menggambarkan dunia medsos sekarang

Reply
avatar
Tuesday, 05 December, 2017 delete

wahahah makasih

semakin maju, sifat kemanusiaan mulai terkikis hanya untuk ke-eksistensi-an di dunia maya hihihi

Reply
avatar
Tuesday, 05 December, 2017 delete

seremmm .... dulu kalau mau debat susah, sekarang di sosmed ramee banget yang berdebat, sampai balasan2an koment, tujuan pembuatan sosmed baik, manusia ini penggunaanya ga bijak..

tadi syaa kira ini artikel, rupanya puisi ya, hehe

Reply
avatar
Tuesday, 05 December, 2017 delete

tujuannya dibuat sosial media untuk hal positif ini malah sebaliknya digunakan untuk membuka sisi gelap manusia yang nyatanya harus akan perhatian

maaf kalau ini bukan artikel soalnya lagi belajar buat puisi aja hahaha makasih

Reply
avatar

instagram